Langsung ke konten utama
Angka Indeks Tertimbang

Menurut Sansubar Saleh, Indeks tertimbang merupakan angka indeks yang mencerminkan pentingnya suatu angka penimbang (bobot atau weight) terhadap angka-angka lainya,sedangkan pemberian bobot angka penimbang tersebut ditentukan berdasarkan pentingnya barang atau komoditi tersebut secara subyektif.
Terkait dengan indeks tertimbang,disamping menggunakan angka penimbang secara subyektif dapat juga memperhatikan kuantitas atau jumlah barang sebagai pengganti angka penimbang tersebut,sehingga sering disebut dengan Indeks kuantitas.dalam menghitung angka indeks kuantitas tersebut variabel yang sangat penting untuk menjadi pertimbangan adalah kuantitas masing-masing komoditi.secara umum indeks,kuantitas dapat dihitung dengan cara  :
Indeks tertimbang memasukkan faktor yang mempengaruhi naik-turunnya angka indeks
1.      Metode Laspeyres
2.      Metode Paasche
3.      Metode Drobisch
4.      Metode Irving Fisher


1.       Laspeyres
Angka indeks Laspeyres merupakan angka indeks yang ditimbang dengan memperhatikan faktor-faktor penimbangnya kuantitas tahun dasar (Qo).

-

1.       Paasche
Metode PaascheAngka indeks Paasche merupakan angka indeks yang tertimbang dengan memperhatikan faktor penimbang kuantitas tahun yang dihitung angka indeksnya (Qn).


Dari Metode Laspeyres dan Metode Paasche memiliki kelemahan, antara lain :

-       Angka indeks Laspeyres memiliki kelemahan yaitu hasil perhitungan yang lebih besar atau over estimate, hal ini karena pada umumnya harga barang akan cenderung naik, sehingga kuantitas barang yang diminta akan mengalami penurunan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besarnya Qo akan lebih besar dibandingkan dengan Qn.
-       Angka indeks Paasche memiliki kelemahan yaitu hasil perhitungan yang cenderung lebih rendah atau under estimate, hal ini karena dengan naiknya harga suatu barang dapat menyebabkan permintaan menjadi turun, sehingga Qn akan lebih kecil dibandingkan Qo. Untuk menghilangkan kelemahan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan cara mengintegrasikan angka indeksnya tersebut, yaitu dengan menggunakan suatu cara metode angka indeks Drobisch and Bowley.

1.       Fisher
Metode Irving FisherPerhitungan angka indeks dengan menggunakan Metode Irving Fisher merupakan angka indeks yang ideal. Irving Fisher menghitung indeks kompromi dengan mencari rata-rata ukur dari indeks Laspeyres dan juga indeks Paasche. 



1.       Drobisch
Metode Drobisch and BowleyAngka indeks yang tertimbang dengan menggunakan metode Drobisch and Bowley dapat dirumuskan :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

DISTRIBUSI FREKUENSI Penyusunan data yang telah disusun dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya, bukan berarti bahwa penyederhanaan data tersebut telah selesai. Jika jumlah responden yang diteliti banyak, maka barisan data yang tersusun pun akan panjang. Keadaan ini masih belum membantu peneliti dalam mengamati data tersebut. Agar data tersebut lebih sederhana maka perlu dibuat suatu distribusi frekuensi yaitu mengumpulkan data yang sama dalam satu kelompok. Dengan demikian dibutuhkan cara penyajian data dengan cara membuat distribusi data melalui pembuatan daftar distribusi frekuensi. Daftar distribusi frekuensi adalah penyusunan urutan data ke dalam kelas-kelas interval, untuk kemudian ditentukan jumlah frekuensinya berdasarkan data yang sesuai dengan batas-batas interval kelasnya. Distribusi frekuensi ada bermacam-macam, di antaranya : Distribusi Frekuensi Absolut Distribusi frekuensi absolut adalah suatu jumlah bilangan yang menyatakan banyaknya...
Angka Indeks Pengertian Angka Indeks. Adalah suatu angka yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dipergunakan untuk melakukan perbandingan antara kegiatan yang sama (produksi ekspor, hasil penjualan, jumlah uang beredar, dsb) dalam dua waktu yang berbeda. Di dalam membuat angka indeks diperlukan dua macam waktu yaitu : 1.Waktu dasar (Base period) yaitu waktu di mana suatu kegiatan (kejadian) dipergunakan untuk dasar perbandingan. 2.Waktu yang bersangkutan/sedang berjalan (Current period) yaitu waktu dimana suatu kegiatan akan diperbandingkan terhadap kegiatan pada waktu dasar. 3.2 Pemilihan Tahun Dasar. Beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam menentukan atau memilih waktu dasar adalah 1. Waktu sebaiknya menunjukkan keadaan perekonomian yang stabil, di mana harga tidak berubah dengan cepat sekali. 2. Waktu sebaiknya usahakan paling lama 10 tahun atau lebih baik kurang dari 5 tahun. 3. Waktu di mana terjadi peristiwa penting. 4. Waktu di mana ...
Penyajian Data Penyajian data merupakan cara yang digunakan untuk meringkas  menata,mengatur atau  mengorganisir  data shingga data mudah untuk dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan data tersebut. Secara umum ada dua cara untuk menyajikan data yaitu dengan table dan grafik.Kedua cara ini saling berkaitan,karena pada dasarnya sebelum dibuat grafik terlebih dahulu harus dibuat tabelnya.Dari dua cara ini penyajian data dengan grafik merupakan penyajian data yang lebih komunikatif karena dalam waktu yang singkat seseorang akan dapat dengan mudah memperoleh gambaran dan kesimpulan suatu keadaan.    A.    Tabel Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang tersusun berdasarkan kategori-kategori atau karakteristik-karakteristik tertentu sehingga memudahkan untuk dianalisis. Data yang disajikan dalam table bisa berupa data crosssection atau data timeseries . Secara umum penyusunan table memerlukan identitas judul tabel,judul baris...