Langsung ke konten utama
Moving Average

Metode Moving Average (Rata-rata Bergerak)
a.Rata-rata Bergerak Sederhana
Metode yang sering digunakan untuk meratakan deret berkalayang bergelombang adalah metode rata-rata bergerak.
 Metode ini dibedakan atas dasar jumlah tahun yang digunakan untuk mencari rata-ratanya. Jika digunakan 3 tahun sebagai dasar pencarian rata-rata bergerak,teknik tersebut dinamakan Rata-rata Bergerak per 3 tahun

14.2 Prosedur menghitung rata-rata bergerak sederhana per 3 tahun sebagai berikut:
1.Jumlahkan data selama 3 tahun berturut-turut. Hasilnya diletakkan ditengah-tengah tahun tersebut.
2.Bagilah dengan banyaknya tahun tersebut (3) untuk mencari nilai rata-rata hitungnya.
3.Jumlahkan data berikutnya selama 3tahun berturut-turut dengan meninggalkan tahun yang pertama. Hasilnya diletakkan ditengah-tengah tahun tersebut dan bagilah dengan banyaknya tahun tersebut (3) dan seterusnya sampai selesai.

b.Rata-rata Bergerak Tertimbang.
•Umumnya timbangan yang digunakan bagi rata-rata bergerak ialah Koefisien Binomial. Rata-rata bergerak per 3 tahun harus diberi koefisien 1,2,1 sebagai timbangannya.
•Prosedur menghitung rata-rata bergerak tertimbang per 3 tahun sebagai berikut:
1.Jumlahkan data tersebut selama 3 tahun berturut-turut secara tertimbang.
2.Bagilah hasil penjumlahan tersebut dengan factor pembagi 1+2+1=4. Hasilnya di letakkan ditengah-tengah tahun tersebut.
3.Dan seterusnya sampai selesai
Tahun
Harga
Jumlah bergerak selama 3 tahun
Rata-rata Bergerak per 3 tahun
1992
70
-
-
1993
80
70+80+85 = 235
235 : 3 = 78,33
1994
85
80+85+77 = 242
242 : 3 = 80,66
1995
77
85+77+90 = 252
252 : 3 = 84
1996
90
77+90+84 = 244
244 : 3 = 81,33
1997
84
-
-


Tahun
Harga
Jumlah bergerak tertimbang selama 3 tahun
Rata-rata Bergerak tertimbang per 3 tahun
1992
70
-
-
1993
80
70(1)+80(2)+85(1) = 315
315 : 4 = 78,75
1994
85
80(1)+85(2)+77(1) = 327
327 : 4 = 81,75
1995
77
85(1)+77(2)+90(1) = 329
329 : 4 = 82,25
1996
90
77(1)+90(2)+84(1) = 341
341 : 4 = 85,25
1997
84
-
-















Metode Least Square – Data Ganjil

Tahun
Jumlah Karet (Y)
x
Yx
X^2
Trend awal tahun Y’ = ao+bx
1992
88
-3
-264
9
87,173
1993
89
-2
-178
4
86,352
1994
90
-1
-90
1
85,531
1995
(tahun dasar)
76
0
0
0
84,71 = a0
1996
83
1
83
1
83,889
1997
75
2
150
4
83,068
1998
92
3
276
9
82,247
Total
593
0
-23
28



Berapakah persediaan awal tahun 1992, jika diketahui tahun dasar 1995 ?
Jawab :
Jarak awal tahun 1992 ke tahun 1995 : x = -3
Persamaan trend dengan tahun dasar 1995
Y’ = 84,71+(-0,821) x
Y’ = 84,71+(-0,821) (-3)
Y’ = 84,71+ 2,463
Y’ = 87,173



Berapakah persediaan awal tahun 1992, jika diketahui tahun dasar 1995 ?
Jawab :
Jarak awal tahun 1992 ke  tahun 1995 : x = -4
Persamaan trend dengan tahun dasar 1995
Y’ = 84,71+(-0,821) x
Y’ = 84,71+(-0,821) (-4)
Y’ = 84,71+3,284
Y’ = 87,994

 

Metode Least Square – Data Genap
Tahun
Jumlah Karet (Y)
x
Yx
X^2
Trend awal tahun Y’ = ao+bx
1992
88
-5
-440
25
90,425
1993
89
-3
-267
9
89,04
1994
90
-1
-90
1
87,655
1995
76
1
76
1
86,27
1996
83
3
249
9

1997
75
5
375
25

Total
501
0
-97
70



Berapakah persediaan awal tahun 1992, jika diketahui tahun dasar 1995 ?
Jawab :
Jarak awal tahun 1992 ke tahun 1995 : x = -5
Persamaan trend dengan tahun dasar 1995
Y’ = 83,5+(-1,385) x
Y’ = 83,5+(-1,385) (-5)
Y’ = 83,5+6,925
Y’ = 90,425



Berapakah persediaan awal tahun 1993, jika diketahui tahun dasar 1995 ?
Jawab :
Jarak awal tahun 1993 ke  tahun 1995 : x = -3
Persamaan trend dengan tahun dasar 1995
Y’ = 83,5+(-1,385) x
Y’ = 83,5+(-1,385) (-3)
Y’ = 83,5+4,155
Y’ = 87,655

 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ukuran Gejala Pusat Data Belum Dikelompokkan Ukuran  Gejala Pusat Data yang Belum di Kelompokkan v Rata – Rata Hitung Rata-rata hitung adalah nilai yang mewakili sekelompok data. R H  = F i   .  X i   / F i  = (F 1  . X 1  + F 2  . X 2............ F k .  X k   / F 1  + F 2 ........... F k ) F i  = frekuensi X i  = titik tengah Contoh : v Rata – Rata ukur Rata-rata Ukur/Geometri dari sejumlah N nilai data adalah akar pangkat N dari hasil kali masing-masing nilai dari kelompok tersebut. G = N Ö X1. X2 . … XN atau log G = ( Σ log Xi) / N Contoh : v Rata – Rata Harmonis Rata-rata Harmonis dari seperangkat data X1, X2, …, XN adalah kebalikan Rata-rata hitung dari kebalikan nilai-nilai data. RH = N Contoh : v Rata-rata tertimbang Rata-rata tertimbang/terbobot  ( weighted average ) adal...
Penyajian Data Penyajian data merupakan cara yang digunakan untuk meringkas  menata,mengatur atau  mengorganisir  data shingga data mudah untuk dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan data tersebut. Secara umum ada dua cara untuk menyajikan data yaitu dengan table dan grafik.Kedua cara ini saling berkaitan,karena pada dasarnya sebelum dibuat grafik terlebih dahulu harus dibuat tabelnya.Dari dua cara ini penyajian data dengan grafik merupakan penyajian data yang lebih komunikatif karena dalam waktu yang singkat seseorang akan dapat dengan mudah memperoleh gambaran dan kesimpulan suatu keadaan.    A.    Tabel Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang tersusun berdasarkan kategori-kategori atau karakteristik-karakteristik tertentu sehingga memudahkan untuk dianalisis. Data yang disajikan dalam table bisa berupa data crosssection atau data timeseries . Secara umum penyusunan table memerlukan identitas judul tabel,judul baris...